Air yang terus naik, jalan-jalan yang terendam, rumah-rumah warga yang kebanjiran, hingga aktivitas usaha yang terhenti — semua ini jadi pemandangan nyata di Bali belakangan ini. Banjir tidak hanya merusak bangunan dan infrastruktur, tetapi juga meninggalkan rasa cemas mendalam bagi masyarakat.
Di balik kerugian fisik yang terlihat, ada ancaman lain yang sering terlupakan: hilangnya data penting. Dokumen usaha, arsip pegawai, hingga laporan keuangan bisa lenyap dalam sekejap ketika terkena air. Bagi instansi, perusahaan, maupun UMKM, ini bisa menjadi bencana kedua yang dampaknya tidak kalah besar.
Lalu, bagaimana cara kita melindungi aset berharga tersebut? Jawabannya sederhana: backup data digital.

.jpeg)
.jpeg)
0 Komentar
"Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan Anda di sini, Sobat Industri akan senang menjawab.”